Selasa, 04 September 2012

Ilmuwan Temukan Jamur sebagai Pembunuh Racun

BERLIN - Ilmuwan dari Helmholtz Centre for Environmental Research (UFZ) di Jerman mengungkapkan, jamur memiliki peran penting dalam ekosistem. Mereka menemukan peran jamur yang dapat memerangi racun.

Dilansir Phys, Selasa (4/9/2012), sebagian besar jamur yang hidup di lingkungan dalam hubungan simbiotik, memiliki peran yang menguntung. Jamur juga dikatakan dapat merugikan dan terkadang kehadirannya belum diketahui fungsi maupun manfaatnya.


Ilmuwan juga mengungkapkan bahwa jamur mampu membentuk hubungan dan membantu terkait kontaminasi bakteri. Bakteri tertentu dapat memelihara dirinya pada bahan kimia beracun dan di waktu yang sama, mampu berubah menjadi zat berbahaya.

Proses tersebut juga dikatakan mampu memulihkan tanah dengan cara yang alami. Akan tetapi, bakteri tidak selalu mendapatkan makanan. "Masalahnya adalah bahwa kontaminasi itu tidak dapat menjangkau bakteri tersebut," terang Lukas Y. Wick, peneliti UFZ.

Ilmuwan menemukan bahwa bakteri mengalami kesulitan dengan zat-zat yang tidak larut dalam air. Ini termasuk polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) yang ditemukan dalam minyak mentah dan batu-bara.

Di dalam studi, ilmuwan menggunakan jamur bernama Pythium Ultimum, yang tersebar luas di tanah. Jamur tersebut ditempatkan di wadah khusus yang telah dilengkapi dengan nutrisi.

Para peneliti berharap peran jamur yang mampu memerangi racun ini dapat dimanfaatkan di masa depan. Jamur bisa dimanfaatkan untuk pemulihan tanah, misalnya yang terkena dampak pencemaran.

soure : okezone.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar